Literasi digital di SDN Adisutjipto 2 Yogyakarta mendapat dorongan langsung dari Kantor Staf Presiden (KSP). Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi sekolah itu pada Minggu (1/11/2026) sebagai bagian dari pelaksanaan tugas KSP dalam mendukung dan mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya penguatan sumber daya manusia melalui transformasi pendidikan dan penguasaan teknologi. Dalam kunjungan itu, ia menandatangani prasasti peresmian renovasi SDN Adisutjipto 2 sebagai penanda dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Sekolah model literasi digital
SDN Adisutjipto 2 dikembangkan sebagai sekolah model penerapan Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Penguatan literasi digital di sekolah itu berjalan lewat pendekatan yang mendorong peserta didik memahami materi sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan karakter. Anak-anak juga diharapkan mampu berkreasi dengan teknologi dan memanfaatkannya secara bijak serta bertanggung jawab. Inisiatif tersebut, menurut keterangan yang diterima di Jakarta pada Senin, sejalan dengan semangat pembangunan sumber daya manusia unggul yang menjadi salah satu agenda penting pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Fasilitas dan lahan belajar
Penguatan pendidikan di sekolah itu didukung pengembangan fasilitas pembelajaran, meliputi ruang broadcasting, perpustakaan, dan Papan Interaktif Digital (PID). Perpustakaan didorong sebagai ruang penguatan budaya baca, sedangkan PID mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Pemanfaatan PID juga merupakan bagian dari program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas yang didorong Presiden Prabowo Subianto. Sarana yang lebih baik itu dimaksudkan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi peserta didik.
Selain pembelajaran di kelas, sekolah mengembangkan Lahan Sekolah Produktif sebagai laboratorium pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Peserta didik dikenalkan dengan tanaman obat keluarga (TOGA), manfaatnya, serta potensi pengolahannya menjadi produk bernilai guna. Salah satu rencana pengembangannya adalah mengolah serai menjadi bahan baku pengharum ruangan yang nantinya akan dibuat oleh peserta didik.
Yang masih jadi PR adalah memastikan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi generasi masa depan. Listyo Sigit menyatakan KSP akan terus mendorong sinergi dan kolaborasi berbagai pihak guna memastikan agenda pembangunan pendidikan berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi generasi masa depan. Penguatan sarana prasarana, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi pendidikan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh peserta didik.
“Pendidikan perlu memberikan pengalaman nyata agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang kreatif, mandiri, produktif, dan mampu memecahkan persoalan di lingkungannya,” ujar Listyo Sigit. Kepala SD Negeri Adisutjipto 2, Andri Noviati Pihasta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan Kepala Staf Kepresidenan terhadap pengembangan sekolah. Menurut Andri Noviati Pihasta, kehadiran Listyo Sigit memberi dukungan bagi peningkatan fasilitas pendidikan dan menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Melalui kunjungan itu, KSP menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
Baca juga: Prabowo Perluas 1.463 Hektare Tebu Rakyat di Dompu Lewat Kementan



