Pendidikan

17 Sekolah Baru Buka Pintu, 500 Menyusul sampai 2029

17 Sekolah Nasional Terintegrasi di 14 provinsi mulai beroperasi TA 2026/2027. SPMB 21-24 Juli, pengumuman 3 Agustus, MPLS 10 Agustus.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan keterangan tentang Program Sekolah Nasional Terintegrasi. Foto: Puslapdik Kemendikdasmen

Tujuh belas Sekolah Nasional Terintegrasi di 14 provinsi mulai menerima murid tahun ajaran ini. Seleksinya berlangsung pekan ini, pengumumannya 3 Agustus.

Anak-anak yang selama ini harus menempuh jarak jauh untuk masuk sekolah menengah bermutu punya pilihan baru tahun ini. Kemendikdasmen mengumumkan 17 Sekolah Nasional Terintegrasi di 14 provinsi mulai melayani murid pada Tahun Ajaran 2026/2027, dengan seleksi penerimaan yang berlangsung 21 sampai 24 Juli 2026.

Angka 17 memang terdengar kecil untuk negara sebesar Indonesia. Namun ini baru gelombang pertama. Menurut keterangan Puslapdik Kemendikdasmen, 20 lokasi lain memasuki tahap pembangunan tahun ini dan akan menerima murid pada 2027. Pemerintah menargetkan 500 layanan SNT terbangun bertahap sampai 2029.

Sekolah yang menampung dua jenjang

SNT lahir dari Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan. Yang membedakannya dari sekolah reguler adalah cakupannya. Satu SNT menampung jenjang SMP dan SMA sekaligus, dengan proses pembelajaran, pengembangan guru, pembinaan karakter, dan sistem penjaminan mutu yang dirancang menyatu.

Kemendikdasmen menyebut penyelenggaraannya bertumpu pada tiga transformasi: infrastruktur, sumber daya manusia, serta karakter dan pembelajaran.

“SNT mendekatkan layanan pendidikan bermutu kepada anak-anak di daerah, mengembangkan potensi, minat, bakat, karakter, dan talenta murid secara optimal, serta menjadi pusat pertumbuhan mutu bagi sekolah-sekolah di wilayah sekitarnya,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di Jakarta, Senin 20 Juli 2026.

Bukan sekolah unggulan yang menyendiri

Bagian yang paling menentukan justru ada di luar tembok sekolah. Kemendikdasmen merancang SNT sebagai mitra bagi sekolah di sekitarnya, lewat laboratorium pembelajaran, berbagi fasilitas dan sumber belajar, pendampingan sekolah, serta pelatihan guru berkelanjutan.

Abdul Mu’ti memasang tolok ukurnya secara terbuka. “Keberhasilan SNT diukur dari capaian murid, banyaknya guru yang berkembang keprofesionalannya, meningkatnya sekolah yang saling berkolaborasi, dan bertumbuhnya mutu pendidikan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Kalimat itu penting dicatat. Sebab risiko terbesar sekolah unggulan di daerah adalah menyedot murid dan guru terbaik dari sekolah tetangga, lalu meninggalkan kesenjangan yang lebih lebar dari sebelumnya. Kemendikdasmen tampaknya sadar soal itu, dan menempatkan kolaborasi antarsekolah sebagai ukuran keberhasilan, di samping capaian murid SNT sendiri.

Murid dari daerah setempat

Kemendikdasmen menegaskan calon murid yang diterima berasal dari daerah tempat SNT berada. Ketentuan ini menjaga agar sekolah baru itu benar-benar memperluas akses bagi warga sekitar.

Sebagai penopang, pemerintah melanjutkan Program Indonesia Pintar. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti pada Januari 2026 menyebut PIP tahun ini diperluas hingga jenjang taman kanak-kanak untuk mendukung Wajib Belajar 13 Tahun, dengan sasaran lebih dari 19 juta murid.

Yang masih jadi pekerjaan rumah

Tujuh belas sekolah dari target 500 berarti pekerjaan ini baru bergerak sekitar tiga persen. Operasional tahun pertama pun belum sepenuhnya di gedung permanen. Kemendikdasmen menyiapkan kelas transisi, sebagian di bangunan baru kawasan Otoritas Ibu Kota Nusantara, sebagian di Unit Pelaksana Teknis kementerian, sisanya memakai fasilitas belajar milik pemerintah daerah.

Kualitas guru juga akan menentukan. Program sebesar ini menuntut pasokan guru yang siap, dan pemerataan guru sampai hari ini masih terganjal kebijakan antardaerah.

Bagi orang tua yang anaknya ikut seleksi pekan ini, jadwalnya sudah pasti: pengumuman hasil 3 Agustus 2026, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah mulai 10 Agustus 2026. Informasi resmi bisa dicek lewat portal SNT Kemendikdasmen, dinas pendidikan setempat, atau kanal resmi kementerian.

Sumber & Rujukan