Muhammad Risky Pratama dan Citra Nur Ramadhani berdiri di Gedung Nusantara pada 14 Agustus 2026, dua anak yang setahun lalu nyaris kehilangan bangku sekolah. Presiden memakai kisah mereka untuk melaporkan 93 Sekolah Rakyat permanen yang kini beroperasi.
Dua anak berdiri di Gedung Nusantara, Senayan, Jumat 14 Agustus 2026. Muhammad Risky Pratama, 12 tahun, dari Sekolah Rakyat Medan. Citra Nur Ramadhani, 10 tahun, dari Sekolah Rakyat Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan. Keduanya diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto di hadapan anggota MPR, DPR, dan DPD, dalam forum yang biasanya hanya diisi angka pertumbuhan dan target fiskal.
Setahun lalu, keduanya berada di luar sistem pendidikan. Risky sempat putus sekolah dan belum lancar membaca serta berhitung. Citra nyaris berhenti sekolah karena membantu ibunya berjualan kacang, setelah ayahnya wafat dan ibunya hidup dengan disabilitas. Kini Citra menyandang gelar juara karate tingkat kabupaten.
“Saya yakin Risky, kau akan menjadi pribadi yang kuat,” kata Prabowo dari mimbar.
Kisah semacam itu punya latar yang tidak romantis. Anak dari keluarga termiskin kerap keluar dari sekolah bukan karena tidak mampu belajar, melainkan karena rumah tangga mereka membutuhkan tenaga tambahan atau tidak sanggup menanggung biaya harian. Ketika seorang anak berhenti di kelas empat, peluangnya kembali ke ruang kelas menyusut setiap tahun.
Sekolah Rakyat dirancang untuk memutus rantai itu dengan sistem berasrama. “Kita juga membangun sekolah rakyat. Sekolah berasrama untuk anak-anak dari keluarga yang paling tidak berdaya dengan ruang kelas, tempat tinggal, makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan yang aman,” ujar Prabowo dalam pidatonya. Presiden menempatkan pendidikan sebagai pintu keluar dari kemiskinan antargenerasi, dan menyatakan program ini akan diperluas.
Angkanya bergerak cepat. Dalam pidato yang sama, Prabowo menyebut 93 Sekolah Rakyat permanen sudah beroperasi per 12 Agustus 2026, tersebar dalam 182 titik penyelenggaraan bersama sekolah rintisan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan pada 9 Agustus 2026 bahwa lebih dari 43.000 anak yang sebelumnya tidak bersekolah kini kembali belajar lewat program ini. Sehari sebelumnya, Teddy menyebut 50 sampai 100 unit sekolah baru akan mulai aktif di seluruh Indonesia pada akhir Agustus 2026, setelah peringatan HUT RI.
Bukti dampaknya tidak berhenti pada jumlah gedung. Teddy mencatat tujuh siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 26 Makassar memenangi kompetisi tingkat nasional di bidang matematika, biologi, bahasa Indonesia, dan sejarah. Di Banten, Gubernur Andra Soni menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang dan Lebak rampung pada 31 Agustus 2026, dengan lahan 10 hektare di Kecamatan Cadasari, Pandeglang. Pembangunan didanai APBN dan dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum.
Yang masih jadi PR
Pekerjaan rumahnya masih panjang, dan pemerintah sendiri mengakuinya. Menteri Sosial Saifullah Yusuf pada 23 Juli 2026 menyebut kuota jenjang SD baru terisi sekitar separuh dari alokasi 9.000 kursi, sementara SMP dan SMA justru melampaui target. “Memang secara umum kuotanya yang belum terpenuhi itu SD,” katanya. Penyebabnya sederhana dan manusiawi: banyak orang tua belum rela melepas anak usia SD tinggal di asrama.
Kekurangan tenaga pendidik juga nyata. Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani menyatakan pada akhir Juli 2026 bahwa rekrutmen guru dan tenaga kependidikan baru diperkirakan mulai akhir September atau awal Oktober. Sementara menunggu, sekolah di Jawa Timur mengandalkan guru tamu dari sekolah pemerintah daerah terdekat. Sebagian gedung permanen pun masih dalam pengerjaan sampai akhir Agustus.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan lebih dari 150.000 siswa pada 2027. Angka itu berarti kapasitas program harus tumbuh lebih dari tiga kali lipat dalam waktu sekitar satu setengah tahun, lengkap dengan guru, asrama, dan dapur yang menyertainya. Risky dan Citra sudah masuk hitungan. Pertanyaannya, berapa cepat 100.000 anak berikutnya menyusul.
Sumber & Rujukan
- Prabowo Perkenalkan Dua Siswa Sekolah Rakyat, Sempat Putus Sekolah Kini Berprestasi (NU Online)
- Sekolah Rakyat Diperluas, Prabowo: Pendidikan Jalan Keluar dari Kemiskinan (Majalah Lintas)
- Seskab Ungkap Perkembangan Program Sekolah Rakyat hingga Agustus 2026 (Tribunnews)
- Akhir Agustus, 100 Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi di Indonesia (Espos)
- Mensos Targetkan 100 Gedung Sekolah Rakyat Permanen Beroperasi pada Agustus 2026 (Bisnis.com)
- Guru Sekolah Rakyat Permanen Masih Kosong, Jatim Andalkan Guru Tamu (IDN Times Jatim)
- Pembangunan Sekolah Rakyat Pandeglang-Lebak Rampung 31 Agustus 2026 (ANTARA Banten)



